Berita Islam Masa Kini

  • Home
  • Profile
  • Home
  • Profile

Thursday, June 11, 2015

Dzikrullah, Obat Ampuh atasi Galau!

 Unknown     12:13 PM     No comments   

Dzikrullah,  Obat Ampuh atasi Galau!

GALAU adalah istilah yang populer di kalangan anak muda sekarang. Bila disebut istilah ini, kebanyakan mereka tersenyum simpul dan segera mengerti apa maksudnya. Namun biasanya “galau” mengalami penyempitan makna sebatas keresahan akibat kacaunya hubungan asmara, atau kegelisahan pikiran akibat hal-hal yang berkaitan dengan cinta. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “galau” artinya sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran).

Sebenarnya, galau atau resah adalah kondisi pikiran yang bisa menimpa setiap orang, tidak pandang usia. Persoalan yang memicunya juga tidak terbatas pada urusan cinta, namun bisa mencakup segala hal seperti kesehatan, pekerjaan, keluarga, teman, harta, pendidikan, dsb. Perwujudannya pun bisa sangat beragam, seperti berwajah muram, tatapan mata yang sayu, badan kurus dan lemah, mengurung diri, eksplosif dan emosional, bahkan tertimpa penyakit-penyakit fisik dan psikis yang kronis.
Ketika sedang galau, yang menarik dicermati adalah apa tindakan seseorang untuk meredakannya? Sebagian orang ada yang memilih tidur seharian sehingga melalaikan banyak kewajiban dan tanggung jawab, baik terhadap Allah, diri sendiri, keluarga maupun masyarakat. Ada lagi yang bermain game selama berjam-jam, menonton beberapa film secara berantai, pergi ke gunung atau pantai, surfing di internet, menekuni hobbi, dsb. Di beberapa kota besar, berkembang pula metode terapi melalui Meditasi dan Yoga.
Sebagai Muslim, pertanyaannya adalah: apa yang diajarkan oleh Islam untuk mengurangi, meredakan, dan melenyapkan keresahan hati?
Hudzaifah bin al-Yaman, seorang Sahabat Nabi, menceritakan bahwa dulu bila Rasulullah dihadang oleh persoalan yang sangat berat atau dibuat sedih oleh sesuatu hal, beliau pasti mengerjakan shalat, yakni shalat sunnah. (Riwayat Abu Dawud. Hadits hasan).
Begitulah, sebab dengan doa dan kekhusyuan di dalamnya maka hati menjadi tenang dan lebih mudah menemukan jalan keluar.
Terkait riwayat diatas, Syaikh ‘Abdurrauf Al-Munawi berkata dalam Faidhul Qadir, “Sebab shalat adalah penolong untuk mengusir semua keresahan akibat datangnya musibah, berkat pertolongan Allah Sang Maha Pencipta. Dengan musibah itu sebenarnya Allah ingin mendorong seseorang agar menghadap dan mendekatkan diri kepada-Nya. Barangsiapa yang menghadap kepada Pelindungnya maka Dia akan membentenginya dan Dia sendiri yang akan turun menangani urusannya. Sebab, orang itu telah berpaling dari semua selain-Nya. Demikianlah tindakan setiap pembesar kepada siapa saja yang secara total menghadapkan diri kepadanya.”
Pernah dikisahkan pula bahwa ada seseorang dari suku Khuza’ah yang merasa sangat kelelahan, lalu berkata, “Aduh, andai saja aku bisa shalat, sehingga aku bisa beristirahat.” Ucapannya ini dikritik orang banyak, namun dia menjawabnya dengan berkata, “Aku mendengar Rasulullah bersabda: ‘Hai Bilal, (serukan) iqamah untuk shalat! Istirahatkanlah kami dengannya!’” – yakni, dengan shalat. (Riwayat Abu Dawud, Ahmad, dan al-Baihaqi dalam al-Kubra. Hadits shahih).
Jadi, inilah obat kegalauan hati yang dicontohkan oleh Nabi, yang juga selaras dengan firman Allah:

الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah, dengan mengingat Allah (dzikrullah) maka hati menjadi tenang.” (QS. ar-Ra’d: 28). Sebagaimana dimaklumi, shalat sendiri dipenuhi dengan dzikir dan doa, atau merupakan dzikir dan doa yang paling utama.
Tentu saja, contoh beliau jauh lebih baik. Shalat yang dilakukan dengan khusyu’ bukan hanya menenangkan hati, namun juga berpahala. Ada banyak sekali ganjaran dan keutamaan shalat yang sudah akrab kita dengar. Pilihan beliau juga memperlihatkan perbedaan mencolok dengan sebagian dari kita di zaman sekarang, dimana jika sedang menghadapi masalah pelik justru berharap agar “diistirahatkan dari shalat”, alias libur darinya! Astaghfirullah.
Sebagai Muslim, sangatlah tidak pantas – bahkan berbahaya – untuk meredakan kegelisahan hati dengan mempraktikkan metode-metode yang berasal dari sistem kepercayaan dan budaya di luar Islam, semisal Meditasi dan Yoga.
Menurut World Book Encyclopedia 2005 Deluxe Edition, Yoga bisa mengandung dua pengertian, yaitu aliran pemikiran dalam agama Hindu, atau sistem latihan mental dan fisik yang dikembangkan oleh aliran tersebut.
Aliran ini banyak merujuk kepada Upanishad, yaitu bagian terakhir dari rangkaian Weda. Para penganutnya (disebut Yogi atau Yogin) menggunakan Yoga untuk mencapai pembebasan jiwa dari penjara tubuh dan pikiran. Dalam latihannya, Yogi akan dibimbing melalui delapan tingkatan, dimana tingkat ketujuh adalah dhyana (meditasi) dan yang kedelapan adalah samadhi. Tingkat terakhir dan tertinggi ini dicapai ketika seseorang telah merasakan jiwa yang murni, bebas, dan kosong (realize that their soul is pure and free, and empty of all content).
Padahal, menurut Islam, semestinya hati manusia tidak boleh dibiarkan kosong, akan tetapi harus selalu diisi dengan kesadaran dan dzikir. Sebab, jika ia kosong, yang akan masuk adalah bisikan setan. Di saat bersamaan, meditasi dan semedi merupakan bagian dari Delapan Jalan Kebenaran atau Roda Dharma dalam Buddhisme. Alhasil, metode ini sangat rawan dan berbahaya (dari sisi akidah), karena penuh dengan syubhat dan ajaran dari sistem kepercayaan di luar Islam.
Jadi, jika kita merasa galau, kembalilah kepada cara dan metode Islam untuk meredakannya. Shalat hanya salah satunya. Masih ada banyak pilihan lainnya. Jangan mengekor budaya dan sistem kepercayaan lain. Bisa jadi, bukannya menjadi tenang, tetapi tanpa disadari justru tersesat ke dalam kegelapan tak bertepi. Na’udzu billah.
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Email ThisBlogThis!Share to XShare to Facebook
Newer Post Older Post Home

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

Popular Posts

  • Apakah Tabarruj sama artinya dengan Membuka Aurat?
    Tabarruj adalah salah satu perbuatan yang diharamkan oleh Allah SWT. Apa pengertian tabarruj? Apakah artinya sama dengan membuka aurat? Apak...
  • 9 jenis Roh
    Menurut ilmu batin pada diri manusia terdapat sembilan jenis Roh. Masing-masing roh mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Ke sembilan maca...
  • Zodiak Pengantar Dosa Besar
    Dari Abdullah bin Abbas radiyallahu'anhum, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasalam bersabda : “Barangsiapa mempelajari salah ...
  • Keutamaan Menyayangi Anak Perempuan
    Seseorang yang mendidik anaknya dengan baik dan menyayangi mereka, terutama anak perempuan, maka akan mendapatkan keutamaan yang besar...
  • Musibah Pakaian Ketat pada Wanita Muslimah
    Dalil yang menunjukkan hendaknya wanita tidak memakai pakaian ketat adalah hadits dari Usamah bin Zaid di mana ia pernah berkata, كساني رس...
  • 10 Wanita yang Dirindukan Surga
    10 wanita yang dirindukan surga. Riwayat Imran bin Hushain ra.: Bahwa Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya penghuni surga y...
  • Langit Tak Kan Mengguyurkan Hujan Emas
    Umar Bin Al-Khattab ra merasa keheranan. Kedua bola matanya tertuju ke seorang pemuda gagah yang duduk berlama-lama di masjid. Di larut da...
  • Bahayakah Memuji Orang Lain?
    Sebagian orang mungkin gila akan pujian sehingga yang diharap-harapkan adalah komentar baik orang lain. Padahal pujian seringkali menipu...
  • Seorang Milyarder Bisakah Disebut Zuhud?
    Apakah seorang milyarder bisa disebut zuhud? Tentu saja kita perlu pahami arti zuhud terlebih dahulu.
  • 4 Kaidah Mengenal Kesyirikan
    Ketahuilah semoga Allah menuntunmu untuk selalu taat kepada-Nya-, sesunguhnya al-hanifiah yang merupakan ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihis salam...

Pages

  • Home

Blog Archive

  • ▼  2015 (78)
    • ►  October (1)
    • ▼  June (77)
      • Dalam Kondisi Darurat Hal Yang Terlarang Dibolehkan
      • Solusi Pola Asuh Islami Bagi Orangtua di Abad 21
      • Peneliti Asal London : Muslimah Berhijab Memiliki ...
      • Haruskah Merayakan Tahun Baru?
      • Perkataan "Seandainya" Membuka Pintu Setan
      • Jika Bukan Untukmu, Untuk Siapa?
      • Fakta Unik Adzan
      • 7 Alasan Banyak Sedekah di Bulan Ramadhan
      • Hukum Menyemir Rambut Sebelum Beruban
      • 6 Tips Mencari Kerja Menurut Islam
      • Larangan Duduk Memeluk Lutut Saat Khutbah Jumat
      • Aurat Lelaki Menurut Madzhab Syafi’i
      • Hukum Memanjangkan Kuku
      • Keutamaan Menyayangi Anak Perempuan
      • Seorang Milyarder Bisakah Disebut Zuhud?
      • Ancaman bagi yang Makan dengan Tangan Kiri
      • Keutamaan Mengajarkan Ilmu
      • 5 Amalan Ketika Mendengarkan Adzan
      • Bagaimana Hukum Tidur setelah Shalat Subuh?
      • Hanya Karena Sesaji Lalat, Akhirnya Masuk Neraka
      • Batu Akik, Haramkah?
      • Apa Ada Rezeki Pada Hati?
      • Mengapa Hati Ini Masih Merasa Iri?
      • Musibah Pakaian Ketat pada Wanita Muslimah
      • Bahayakah Memuji Orang Lain?
      • Zodiak Pengantar Dosa Besar
      • 10 Wanita yang Dirindukan Surga
      • 4 Kaidah Mengenal Kesyirikan
      • Alasan Dibalik Larangan Meniup Makanan yang Masih ...
      • Wanita Cantik dalam Pandangan Islam
      • 9 jenis Roh
      • Bahaya Lisan atau Lidah
      • Gila Harta, Sumber Malapetaka
      • Dzikrullah, Obat Ampuh atasi Galau!
      • Benarkah Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman?
      • Remaja Muslim Beriman “Pantang” Rayakan Valentine’...
      • Jika tak Malu, berbuatlah Sekehendakmu
      • 2 Cara Jitu Meraih Mimpi
      • Beribadah dengan Musik dan Tepuk Tangan?
      • Enam Adab Muslim Dalam Urusan Hutang-Piutang
      • Tiga Perkara yang Harus Selalu Ada dalam Hidup Kita
      • Inilah Kerugian Muslim yang Meninggalkan Shalat
      • Benarkah Menjadi Kaya dengan Surat Al Waqi'ah 4?
      • Mengapa Wajah Nabi Muhammad Tidak Boleh Dilukis?
      • Seperti Apakah Ciri Ciri Jodoh Pilihan Allah SWT?
      • 10 Gangguan Setan Ketika Shalat
      • Mengapa Rumah Menjadi angker?
      • Jawaban Seorang Dokter Tentang Berjilbab
      • Hujan itu Berkah
      • Misteri Kematian Matahari dalam Al-Quran
      • Rahasia Ubun-Ubun Dalam Islam
      • Kebenaran Mimpi Orang Mukmin Pada Akhir Zaman
      • Semua Orang Beriman akan Lewati Jembatan Shirath
      • Mengapa Laki-Laki Dilarang Menggunakan Perhiasan?
      • Kisah Nyata: Aku Sangat Menderita Saat Suami Melar...
      • Bagaimana Cara Muslimah Menghadapi Tipuan Kebebasan?
      • Siapakah Wanita-Wanita yang Dilaknat Allah?
      • Hukum Mengadopsi Anak
      • Jodoh Tidak Kunjung Datang
      • Keistimewaan Surah Yasin
      • Apakah Tabarruj sama artinya dengan Membuka Aurat?
      • Sebab Doa yang Ditolak
      • Memakai Sepatu atau Sandal Berhak Tinggi Menurut P...
      • Langit Tak Kan Mengguyurkan Hujan Emas
      • Pernahkah Anda Bersumpah? Sebenarnya apa bahaya be...
      • Cara Memberi Manfaat Pada Agama
      • Hikayat Seputar Manusia Terbaik
      • Sepele Tapi Begitu Besar di Hadapan Allah
      • Memberilah, Karena Kita Orang Terasing di Dunia
      • Posisi Tidur yang Benar Menurut Islam
      • Hadist Rasulullah SAW yang Berkaitan dengan Cara P...
      • Hidup Sehat dengan Mengamalkan Sunnah
      • 5 Tips Hidup Sehat Rasulullah
      • Mencontoh Menu Makanan Rasulullah
      • Edisi Pola Hidup Rasulullah 3
      • Edisi Pola Hidup Sehat Rasulullah 2
      • Pola Hidup Sehat Ala Rasulullah
Powered by Blogger.

Translate

About Me

Unknown
View my complete profile

Sample Text

Copyright © Berita Islam Masa Kini | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates