Berita Islam Masa Kini

  • Home
  • Profile
  • Home
  • Profile

Thursday, June 11, 2015

Beribadah dengan Musik dan Tepuk Tangan?

 Unknown     11:22 AM     No comments   

Tepuk tangan

Diantara kejahiliyahan orang-orang qurasiy yang sangat mencolok adalah mereka beribadah dalam keadaan telanjang, seraya bersiul dan bertepuk tangan. Tidak berpakaian sehelaipun. Mereka meyakini, thowaf telanjang adalah sebuah bentuk taqarrub kepada Allah swt dan ibadah yang dicintai oleh Allah swt. Allah memandang hina perbuatan mereka. Dan Allah tidak memberi toleransi atas kerusakan akhlak dan penyimpangan ibadah yang mereka lakukan.

وَمَا كَانَ صَلَاتُهُمْ عِنْدَ الْبَيْتِ إِلَّا مُكَاءً وَتَصْدِيَةً فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

“Sholat mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu.” (Qs. al-Anfal: 35)
Ibnu Abbas ra pernah bertutur, “Dulu, orang-orang Qurasiy bertawaf mengelilingi Ka’bah dalam keadaan telanjang. Mereka thawaf sambil bersiul dan bertepuk tangan. Mereka mengharamkan pakaian untuk dirinya saat bertawaf. Lalu Allah swt menurunkan ayat,
“Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?” Katakanlah: “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat.” Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. “ (Al-A’raf: 32)

Hukum Bertepuk Tangan dan Musik
Islam datang untuk mengingkari dan menyelisihi cara peribadatan tersebut. Lewat lisan nabiNya, Muhammad saw, Allah swt mengharamkan cara peribadatan jahiliyah ini. Dalam mukjizat yang teragung sepanjang masa, al Qur’an, Allah swt berfirman

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

“Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” (Qs. Lukman: 6)
Al-Hasan al-Bashri rhm berkata, “Ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang yang bernyanyi.” Ayat ini menjadi dalil haramnya mendengarkan nyanyian dan memainkan musik serta yang semakna dengan keduanya, seperti bertepuk tangan atau bersiul.
Dalam ighotsatul lahfan, Ibnu Qayiim rhm berkata, “Cukup sudah tafsir para sahabat yang menyatakan bahwa al-laghwa (yang diharamkan)dalam alQur’an adalah nyanyian. Ini diriwayatkan secara shohih dari Ibnu Abbas dan Ibnu Abbas ra. Abu Shohba’ rhm berkata, “Aku pernah bertanya kepada Ibnu Mas’ud, ” ومن الناس من يشتري لهو الحديث ” Demi Allah Dzat yang tiada ilah yang berhak diibadahi, itulah ada nyanyian” beliau mengulanginya hingga tiga kali. Walau ada ulama lain yang mengatakan bahwa lahwa hadits adalah dongeng raja ‘ajam atau romawi atau cerita-cerita si Haris di Makkah dimana cerita-cerita yang ia di Makkah untuk menyibukkan manusia sehingga mereka tidak mendengarkan al-Qur’an. Karena semuanya memiliki kesamaan sebab yaitu, menyibukkan manusia dari dzikrullah dan al Qur’an. Tentu nyanyian lebih menyibukkan manusia dari mendengarkan al Qur’an dan dzikrullah.“ (Ighotsatul Lahfan, 1/258-259)
Di tempat lain dalam Igotsatul lahwan, Imam Ibnu Qayyim menjelaskan, nyanyian adalah suara setan, seruling setan, dapat membangkitkan syahwat, menumbuhkan kenifakan dalam hati dan menyuburkan kemaksiatan, serta membuat orang lalai berdzikir kepada Allah dan membaca al-Qur’an.
Allah swt berfirman,

{وَاسْتَفْزِزْ مَنِ اسْتَطَعْتَ مِنْهُم بِصَوْتِكَ وَأَجْلِبْ عَلَيْهِم بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكْهُمْ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ وَعِدْهُمْ ۚ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطَانُ إِلَّا غُرُورًا}

“Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka” (Al-Isra’: 64)
Dalam tafsir Jalalain dijesebutkan,” {بِصَوْتِكَ} ’suaramu’ maksudnya adalah dengan seruanmu, nyanyian, music dan setiap da’i yang mengajak manusia bermaksiat.” Ibnu Katsir dan At-Thobari juga menafsirkan demikian.
Al-Qurtubi rhm berkata dalam tafsirnya, “Dalam ayat ini terdapat dalil pengharaman music, nyanyian, permainan yang memalingkan dari dzikrullah…segala sesuatu yang merupakan perbuatan, suara atau yang dianggap baik oleh setan maka wajib dijauhi.”
Imam al-Hakim, seorang ulama hadits, berkata, “Hendaklah para penuntut ilmu menyadari bahwa tafsir para sahabat menurut syaikhain dianggap hadits musnad.”
Dalam ighotsatul lahfan, Ibnu Qayyim rhm menjelaskan ungkapan imam al-Hakim ini, “Walau pernyataan beliau ini masih perlu dikaji lagi, namun perlu ditegaskan bahwa tafsir para sahabat lebih layak untuk diterima daripada tafsir orang-orang sesudah mereka. Karena manusia yang paling paham maksud Allah dalam kitabNya. Al Qur’an di turunkan pada masa mereka, generasi yang dijadikan objek al-Qur’an, mereka meriwayatkan tafsir langsung dari rasulullah saw baik lewat perkataan rasulullah saw atau perbuatan beliau. Mereka adalah orang-orang arab yang terkemuka, maka tidak etis menolak tafsir mereka, beralih ke tafsir selainnya.”
Rasulullah saw bersabda,
“Dua suara yang sangat dilaknat; suara musik (nyanyian) yang dinyanyikan ketika mendapatkan kebahagiaan, dan suara umpatan saat mendapatkan musibah.” (Sanadnya dihasankan oleh al-Albani)
Dalam hadits lain, beliau saw berabda,
“Akan ada beberapa golongan dari umatku yang menghalalkan kemaluan wanita (pelacuran), sutra, khomer, dan music.” (HR. Bukhari)

Yang Dibolehkan
Para ulama membolehkan memukul rebana yang tidak ada gemerincingnya pada walimahan. Atau nyanyian yang bisa membangkitkan semangat pembelaan terhadap Islam, seperti nasyid-nasyid jihad yang menggugah semangat jihad, dengan syarat tidak boleh disertai dengan musik.
Dalam fatawa al-Lajnah ad-Da’imah disebutkan, “Sudah menjadi kebiasaan para sahabat untuk menjadikah Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai penolong mereka dengan cara menghafal, mempelajari serta mengamalkannya. Selain itu mereka juga memiliki nasyid-nasyid dan nyanyian yang mereka lantunkan seperti saat mereka menggali parit Khandaq, membangun masjid-masjid dan saat mereka menuju medan pertempuran (jihad) atau pada kesempatan lain di mana lagu itu dibutuhkan tanpa menjadikannya sebagai syiar atau semboyan, tetapi hanya dijadikan sebagai pendorong dan pengobar semangat juang mereka.
Sedangkan genderang dan alat-alat musik lainnya tidak boleh dipergunakan untuk mengiringi nasyid-nasyid tersebut karena Nabi -Shollallaahu’alaihi wa sallam- dan para sahabatnya tidak melakukan hal itu.”
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Email ThisBlogThis!Share to XShare to Facebook
Newer Post Older Post Home

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

Popular Posts

  • Apakah Tabarruj sama artinya dengan Membuka Aurat?
    Tabarruj adalah salah satu perbuatan yang diharamkan oleh Allah SWT. Apa pengertian tabarruj? Apakah artinya sama dengan membuka aurat? Apak...
  • 9 jenis Roh
    Menurut ilmu batin pada diri manusia terdapat sembilan jenis Roh. Masing-masing roh mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Ke sembilan maca...
  • Zodiak Pengantar Dosa Besar
    Dari Abdullah bin Abbas radiyallahu'anhum, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasalam bersabda : “Barangsiapa mempelajari salah ...
  • Keutamaan Menyayangi Anak Perempuan
    Seseorang yang mendidik anaknya dengan baik dan menyayangi mereka, terutama anak perempuan, maka akan mendapatkan keutamaan yang besar...
  • Musibah Pakaian Ketat pada Wanita Muslimah
    Dalil yang menunjukkan hendaknya wanita tidak memakai pakaian ketat adalah hadits dari Usamah bin Zaid di mana ia pernah berkata, كساني رس...
  • 10 Wanita yang Dirindukan Surga
    10 wanita yang dirindukan surga. Riwayat Imran bin Hushain ra.: Bahwa Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya penghuni surga y...
  • Langit Tak Kan Mengguyurkan Hujan Emas
    Umar Bin Al-Khattab ra merasa keheranan. Kedua bola matanya tertuju ke seorang pemuda gagah yang duduk berlama-lama di masjid. Di larut da...
  • Bahayakah Memuji Orang Lain?
    Sebagian orang mungkin gila akan pujian sehingga yang diharap-harapkan adalah komentar baik orang lain. Padahal pujian seringkali menipu...
  • Seorang Milyarder Bisakah Disebut Zuhud?
    Apakah seorang milyarder bisa disebut zuhud? Tentu saja kita perlu pahami arti zuhud terlebih dahulu.
  • 4 Kaidah Mengenal Kesyirikan
    Ketahuilah semoga Allah menuntunmu untuk selalu taat kepada-Nya-, sesunguhnya al-hanifiah yang merupakan ajaran Nabi Ibrahim ‘alaihis salam...

Pages

  • Home

Blog Archive

  • ▼  2015 (78)
    • ►  October (1)
    • ▼  June (77)
      • Dalam Kondisi Darurat Hal Yang Terlarang Dibolehkan
      • Solusi Pola Asuh Islami Bagi Orangtua di Abad 21
      • Peneliti Asal London : Muslimah Berhijab Memiliki ...
      • Haruskah Merayakan Tahun Baru?
      • Perkataan "Seandainya" Membuka Pintu Setan
      • Jika Bukan Untukmu, Untuk Siapa?
      • Fakta Unik Adzan
      • 7 Alasan Banyak Sedekah di Bulan Ramadhan
      • Hukum Menyemir Rambut Sebelum Beruban
      • 6 Tips Mencari Kerja Menurut Islam
      • Larangan Duduk Memeluk Lutut Saat Khutbah Jumat
      • Aurat Lelaki Menurut Madzhab Syafi’i
      • Hukum Memanjangkan Kuku
      • Keutamaan Menyayangi Anak Perempuan
      • Seorang Milyarder Bisakah Disebut Zuhud?
      • Ancaman bagi yang Makan dengan Tangan Kiri
      • Keutamaan Mengajarkan Ilmu
      • 5 Amalan Ketika Mendengarkan Adzan
      • Bagaimana Hukum Tidur setelah Shalat Subuh?
      • Hanya Karena Sesaji Lalat, Akhirnya Masuk Neraka
      • Batu Akik, Haramkah?
      • Apa Ada Rezeki Pada Hati?
      • Mengapa Hati Ini Masih Merasa Iri?
      • Musibah Pakaian Ketat pada Wanita Muslimah
      • Bahayakah Memuji Orang Lain?
      • Zodiak Pengantar Dosa Besar
      • 10 Wanita yang Dirindukan Surga
      • 4 Kaidah Mengenal Kesyirikan
      • Alasan Dibalik Larangan Meniup Makanan yang Masih ...
      • Wanita Cantik dalam Pandangan Islam
      • 9 jenis Roh
      • Bahaya Lisan atau Lidah
      • Gila Harta, Sumber Malapetaka
      • Dzikrullah, Obat Ampuh atasi Galau!
      • Benarkah Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman?
      • Remaja Muslim Beriman “Pantang” Rayakan Valentine’...
      • Jika tak Malu, berbuatlah Sekehendakmu
      • 2 Cara Jitu Meraih Mimpi
      • Beribadah dengan Musik dan Tepuk Tangan?
      • Enam Adab Muslim Dalam Urusan Hutang-Piutang
      • Tiga Perkara yang Harus Selalu Ada dalam Hidup Kita
      • Inilah Kerugian Muslim yang Meninggalkan Shalat
      • Benarkah Menjadi Kaya dengan Surat Al Waqi'ah 4?
      • Mengapa Wajah Nabi Muhammad Tidak Boleh Dilukis?
      • Seperti Apakah Ciri Ciri Jodoh Pilihan Allah SWT?
      • 10 Gangguan Setan Ketika Shalat
      • Mengapa Rumah Menjadi angker?
      • Jawaban Seorang Dokter Tentang Berjilbab
      • Hujan itu Berkah
      • Misteri Kematian Matahari dalam Al-Quran
      • Rahasia Ubun-Ubun Dalam Islam
      • Kebenaran Mimpi Orang Mukmin Pada Akhir Zaman
      • Semua Orang Beriman akan Lewati Jembatan Shirath
      • Mengapa Laki-Laki Dilarang Menggunakan Perhiasan?
      • Kisah Nyata: Aku Sangat Menderita Saat Suami Melar...
      • Bagaimana Cara Muslimah Menghadapi Tipuan Kebebasan?
      • Siapakah Wanita-Wanita yang Dilaknat Allah?
      • Hukum Mengadopsi Anak
      • Jodoh Tidak Kunjung Datang
      • Keistimewaan Surah Yasin
      • Apakah Tabarruj sama artinya dengan Membuka Aurat?
      • Sebab Doa yang Ditolak
      • Memakai Sepatu atau Sandal Berhak Tinggi Menurut P...
      • Langit Tak Kan Mengguyurkan Hujan Emas
      • Pernahkah Anda Bersumpah? Sebenarnya apa bahaya be...
      • Cara Memberi Manfaat Pada Agama
      • Hikayat Seputar Manusia Terbaik
      • Sepele Tapi Begitu Besar di Hadapan Allah
      • Memberilah, Karena Kita Orang Terasing di Dunia
      • Posisi Tidur yang Benar Menurut Islam
      • Hadist Rasulullah SAW yang Berkaitan dengan Cara P...
      • Hidup Sehat dengan Mengamalkan Sunnah
      • 5 Tips Hidup Sehat Rasulullah
      • Mencontoh Menu Makanan Rasulullah
      • Edisi Pola Hidup Rasulullah 3
      • Edisi Pola Hidup Sehat Rasulullah 2
      • Pola Hidup Sehat Ala Rasulullah
Powered by Blogger.

Translate

About Me

Unknown
View my complete profile

Sample Text

Copyright © Berita Islam Masa Kini | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates